Jakarta-DKI

Kereta Datang? Kasih Jalan yang Mau Turun Dulu

Jeda kecil sebelum masuk kereta membantu memberi ruang bagi penumpang yang turun.

Bangunan Stasiun Jatinegara. Foto konteks kawasan masa kini, bukan dokumentasi zaman Meester Cornelis.

Bangunan Stasiun Jatinegara. Foto konteks kawasan masa kini, bukan dokumentasi zaman Meester Cornelis. Foto disesuaikan ukuran dan dapat dipotong untuk tampilan website. Kredit: ArdWar · CC BY 4.0

Jangan berebut ruang di pintu

Kereta sudah datang, tetapi langkah masuk tidak perlu menjadi gerakan pertama. KAI Commuter meminta pengguna mendahulukan penumpang yang turun. Memberi kesempatan mereka keluar membantu membuka ruang sebelum orang berikutnya masuk ke kereta.

Sambil menunggu, berdirilah di belakang garis aman pada peron. Ketika sudah waktunya melangkah, perhatikan celah antara peron dan kereta. Dua hal ini disebut langsung dalam imbauan operator dan mudah dijadikan kebiasaan dalam perjalanan sehari-hari.

Tetap lihat keadaan sekitar

Perjalanan bersama berarti berbagi ruang dengan orang yang punya kecepatan dan kebutuhan berbeda. Hindari terburu-buru hanya karena pintu sudah terbuka. Fokus pada langkahmu, berikan ruang bagi orang lain, dan ikuti pengaturan petugas ketika antrean sedang padat.

KAI Commuter juga mengingatkan pengguna untuk saling menghormati serta mengikuti aturan perjalanan. Untuk mempersiapkan keberangkatan, operator menyebut C-Access sebagai kanal informasi perjalanan dan posisi kereta. Cek rute yang ingin ditempuh dengan informasi terbaru, lalu perhatikan keadaan peron saat tiba. Saat antrean padat, ruang kecil yang kita sisakan bisa membantu orang lain melintas. Memberi jalan tetap berguna, baik saat bepergian rutin maupun baru pertama mencoba KRL.

Sumber & pembaruan

Ada yang perlu diluruskan? Kirim koreksi.