Cipayung

Dari Becak sampai Pesawat, Cara Kita Bergerak Ada Ceritanya

Becak, kereta, kapal, dan pesawat punya cerita berbeda tentang perjalanan. Museum Transportasi memberi satu tema jelas untuk jelajah TMII.

Foto arsip Museum Transportasi TMII, Desember 2014.

Foto arsip Museum Transportasi TMII, Desember 2014. Foto disesuaikan ukuran dan dapat dipotong untuk tampilan website. Kredit: musnahterinjak · CC BY-SA 3.0

Pilih satu cara bergerak

Becak yang lewat di jalan dan pesawat di langit sama-sama menjawab kebutuhan berpindah tempat. Di Museum Transportasi TMII, tema besar itu dibagi menjadi cerita yang bisa kamu telusuri lewat kendaraan dan perlengkapannya.

Museum milik Kementerian Perhubungan ini diresmikan pada 20 April 1991. Profil resminya membagi pameran ke anjungan pusat, darat, laut, dan udara.

Dari tenaga manusia ke mesin

Anjungan pusat memuat transportasi tradisional, termasuk becak, andong, dan perahu layar. Daftar koleksi darat mencakup Cikar DAMRI, gerbong, lokomotif, Becak Siantar, serta sepeda.

Sementara itu, daftar pameran luar ruang memuat pesawat DC-9 PK-GNT milik Garuda, perahu Banjar, dan mercusuar bertarikh 1879. Benda yang disebut dalam daftar koleksi tidak otomatis boleh dimasuki atau dinaiki.

Bawa satu pertanyaan

Supaya kunjungan punya fokus, coba mulai dengan pertanyaan: kendaraan ini dibuat untuk membawa siapa atau apa? Lanjutkan dengan melihat bahan, ukuran, dan sumber tenaganya. Baca label untuk menguji dugaanmu, lalu bedakan informasi tertulis dengan perkiraan sendiri.

TMII dan Kementerian Perhubungan mengumumkan kesepakatan pengembangan museum pada 2024. Pengumuman rencana itu belum membuktikan seluruh pembaruan sudah selesai. Periksa ketentuan kunjungan dan ruang yang dibuka melalui pengelola sebelum berangkat.

Sumber & pembaruan

Ada yang perlu diluruskan? Kirim koreksi.