Mulai dari jenis sepedanya
Perjalanan bersepeda kadang perlu disambung dengan kereta. Kalau pilihannya MRT Jakarta, jenis sepeda menjadi hal pertama yang perlu diperhatikan. FAQ operator membedakan ketentuan sepeda lipat dan nonlipat, meskipun keduanya diperbolehkan masuk ratangga dengan syarat masing-masing.
FAQ menyebut sepeda lipat dapat dibawa melalui semua stasiun. Pedoman perjalanan juga meminta sepeda yang dapat dilipat berada dalam kondisi terlipat di area MRT. Artinya, kemampuan melipat bukan sekadar nama jenis sepeda, tetapi bagian dari cara membawanya.
Rencanakan sambungannya
Untuk sepeda nonlipat, ada pembatasan stasiun dan waktu di luar jam sibuk. Karena rincian ketentuan dapat berubah, pastikan akses yang sesuai melalui informasi operator sebelum berangkat. Jangan berasumsi pintu masuk yang biasa digunakan tanpa sepeda akan selalu sesuai untuk perjalanan kali ini.
Barang bawaan juga harus ditempatkan tanpa mengganggu atau membahayakan penumpang lain. Sisakan waktu untuk mengikuti arahan petugas dan menata sepeda. Sebelum jalan, cocokkan jenis serta ukuran sepedamu, stasiun yang akan dipakai, dan jam keberangkatan dengan ketentuan operator terbaru. Dengan begitu, rencana sambungannya sudah jelas sebelum tiba di stasiun.
Sumber & pembaruan
- Ketentuan Perjalanan — MRT Jakarta ↗ · Diperiksa 8 September 2026
- Pedoman Perjanjian Angkutan dengan Penumpang — MRT Jakarta ↗ · Diperiksa 8 September 2026
Ada yang perlu diluruskan? Kirim koreksi.
